TAMAN SAQIFAH BANI SAIDAH

TAMAN SAQIFAH BANI SAIDAH

Setelah peninggalan Nabi Muhammad SAW, dicarilah pemimpin baru. Adapun tempatnya menentukan siapa pemimpin barunya adalah Saqifah Bani Saidah. Namun sayangnya, tempat ini terlupakan.

Dalam sejarah Islam, nama Saqifah bisa jadi dua makna. Makna pertama, Saqifah dinilai sebagai awal perselisihan umat. Makna kedua menilai sebaliknya. Mengapa bisa demikian? Mari mengenal salah satu cerita penting dalam perkembangan Islam. Saqifah sangat berkaitan erat dengan isu suksesi sepeninggal Nabi Muhammad saw. Imam Ali as dan kelompoknya. Mereka berpendapat bahwa kepemimpinan sudah ditunjuk oleh Nabi ketika peristiwa khutbah wada’ di Ghadir Khum.

Ketika Imam Ali as mengurus jenazah Rasulullah SAW yang belum dikebumikan (dalam sejarah disebut bahwa jenazah Rasululah baru dikebumikan tiga hari setelah meninggalnya), sekelompok Muhajir dan Ansar berkumpul untuk membicarakan pengganti Rasulullah. Oleh Imam Ali dan kelompoknya, hal ini dianggap sebagai kudeta dan pembangkangan terhadap perintah Rasulullah SAW. Serta merusak baiat yang telah diberikan kepada Imam Ali as.
Pada sisi lain, kelompok kedua berpendapat bahwa Rasulullah SAW tidak menunjuk siapapun sebagai pengganti setelah meninggalnya. Oleh karena umat saat itu memerlukan keberlanjutan kepemimpinan, maka terjadilah musyawarah untuk menunjuk pengganti Rasulullah SAW. Saat itu, setelah melewati perdebatan alot dan panjang, serta tidak dihadiri oleh semua sahabat besar, terpilihlah Abu Bakar sebagai Khalifah.
Nah, tempat pemilihan khalifah itu terjadi di Saqifah milik Bani Saidah. Saqifah sendiri merupakan tempat berkumpul bagi sebuah suku. Boleh dikatakan sebagai tempat bermusyawarah atau sekadar kumpul-kumpul. Tiap suku biasanya memiliki saqifah masing-masing. Karena pemilihan khalifah terjadi di milik Bani Saidah, maka dikenallah sebagai Saqifah Bani Saidah. Jarak Saqifah Bani Saidah tidaklah jauh dari Masjid Nabawi. Saat ini Saqifah Bani Saidah berdekatan dengan gerbang 15. Terletak di belakang pasar Haram yang sedang dibangun. Saqifah kini berbentuk taman yang dijadikan sebagai tempat bersejarah oleh pemerintah Saudi. Walaupun tak begitu bagus, taman ini dirawat tiap hari. Sayang tak banyak jemaah memperhatikan Saqifah dan peristiwa besar yang terjadi di tempat itu, dan dampaknya bagi perkembangan Islam.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *