Tips Puas Beribadah di Raudhah

Tips Puas Beribadah di Raudhah

Tips Puas beribadah di Raudhah
Salah satu tempat istimewa di Masjid Nabawi untuk Anda berdoa dan memohon syafaat

Cara Jitu / Tips Puas Beribadah di Raudhah “Taman Surga”

Seperti yang kita ketahui, Umat Muslim di seluruh dunia pasti memimpikan untuk dapat puas beribadah di Raudhah, melaksanakan sholat dan memanjatkan doa di Raudhah. Bukan tanpa alasan, Rasulullah SAW menyampaikan dalam haditsnya bahwa Raudhah adalah Taman-Taman Surga. Syaikh Abdullah bin Jibrin rahimahullah menjelaskan tentang hadis Rasulullah :

ما بين بيتي ومنبري روضة من رياض الجنة

antara rumahku dan mimbarku adalah taman (raudhah) dari taman-taman surga

Beliau menjelaskan: “hadits ini diriwayatkan oleh At Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib dan Abu Hurairah dan beliau menilai hadits ini hasan gharib dari Ali. Juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Muslim dan selainnya dari jalan lain yang di dalamnya terdapat tambahan:

ومنبري على حوضي

dan mimbarku (kelak) akan berada di atas telagaku

Makna hadits di atas menyatakan bahwa area raudhah memiliki kemuliaan dan keutamaan. Barangsiapa yang shalat di sana seakan-akan ia telah duduk di taman dari taman-taman surga. Sehingga menjadikan shalat yang dilakukan di sana berpahala banyak. Sebagaimana juga shalat di bagian masjid Nabawi yang lain dilipat-gandakan pahalanya 1000 kali dari shalat di masjid lain kecuali masjidil haram”. Lihat hadits: Klik Disini

Rahasia Puas Beribadah di Raudhah

Luas area Raudhah ini hanya 144 meter persegi beralaskan karpet berwarna hijau berbeda dengan seluruh karpet di Masjid Nabawi yang berwarna merah. Area karpet berwarna hijau inilah area dimana Umat Muslim meyakini bahwa Alloh akan mengabulkan setiap doa yang dipanjatkan (area mustajabah untuk berdoa).

Tidak mudah untuk memasuki area Raudhah ini karena memang saking banyaknya jaamah yang ingin berdoa di tempat ini, sehingga harus berdesak-desakan. Area Raudhah selalu dijaga oleh Azkar (sebutan petugas keamanan masjid) 24 jam. Mereka yang mengatur supaya jamaah bergantian untuk berdoa di Raudhah.  Tidak lama waktu yang diberikan oleh Azkar kepada para jamaah yang sudah memasuki area Raudhah, hanya sekitar 10-15 menit saja. Hal yang sama juga berlaku untuk perempuan. Bedanya area Raudhah untuk perempuan lebih berdesak-desakan daripada area laki-laki. Sampai-sampai ada spanduk bertuliskan himbauan yang berbunyi “Saudari-saudari kaum muslimat, jangan memaksakan diri dan menyakiti sesama pada saat masuk ke Raudhah dengan saling mendorong dan berdesakan. Tunggulah giliran dengan izin Allah, masih banyak waktu untuk Anda dapat memasuki Raudhah dan melaksanakan salat di dalamnya” tertulis dalam 3 bahasa Arab, Turki dan Indonesia.  Itu sebabnya mencapai Raudhah adalah sebuah perjuangan, apalagi untuk perempuan yang hanya bisa ke Raudhah selepas Subuh, Dzuhur dan Isya saja.

Bagaimana caranya bisa puas beribadah di Raudhah?

Cara yang pertama adalah: ber i’tikaf di masjid Nabawi dari Tengah malam sampai pagi hari. (hanya untuk kaum laki-laki)

Pengunjung malam hari lebih sedikit dibandingkan pengunjung padan siang hari. Semakin pagi akan semakin banyak pula pengunjung yang berdatangan. Maka bertahanlan di tempat yang paling dekat dengan area raudhah.

Cara yang kedua adalah, datang ke Masjid Nabawi menjelang salat subuh, silahkan ambil posisi sedekat mungkin dengan tempat adzan, kalau memungkinkan di bawahpanggung tempat Adzan. Dari tempat adzan sampai ke makam Rasulullah adalah area Raudhah yang dipakai untuk jamaah perempuan.

Begitu salat selesai, area Raudhah akan dipisahkan antara laki-laki dan perempuan. Inilah waktunya untuk beraksi. Segera masuk ke area perempuan! Area yang dibatasi partisi plastik putih. Nah, mobilitas pengunjung di area Raudhah laki-laki akan berlangsung seperti biasa, tapi tidak dengan area perempuan. Jamaah yang masuk ke area Raudhah perempuan, akan dibiarkan saja di dalamnya sampai petugas selesai memasang sekat-sekat pembatas untuk jamaah perempuan atau bahkan sampai waktu jamaah perempuan diperbolehkan masuk ke area Raudhah, yaitu pada pukul 7.00 pagi. Jadi jamaah yang sudah terlanjur masuk ke area perempuan bisa sepuasnya berdoa, salat dan mengaji di dalamnya.

Semoga Alloh mempermudah jalan dan langkah kita untuk menuju Raudhah.

Demikian uraian singkat ini, semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam

Tags: Puas Beribadah di Raudhah, Taman Surga, Masjid Nabawi, itikaf di masjid Nabawi

 

 

Leave a Comment